A Telkomsel Reunion

Still with lots of free time in my hand, I just had another reunion. This time with my old office mates at Telkomsel. It feels like just yesterday we had our break-fasting together when I just resigned to go study abroad and they gave me a very nice farewell gift which I still kept until now. But then there I was, laughing together with them beside my old desk which I think is still unoccupied. Nothing really changed in the past year, beside the weight-loss of some of them which I think due to work load😉. And of course, I had a free lunch at the pantry, lol.

Click to Enlarge

Hi, It’s You Again

So, yesterday I went to my first reunion after I finished my postgrad study in UK. Not with old friends from undergrad or high school, but with my Indonesian friends in Manchester. Hence it didn’t feel like a reunion, it was just some college mates who haven’t seen each other in a couple of weeks, hanging out in a different place with different atmosphere and different foods. So we talked about the usual things and threw the usual jokes. Btw, we went to Pasific Place which apparently is an hour’s drive from my house now (grrr…).

Anyway, here’s what happened :

1. We stayed there from 2pm to 8pm.

2. We ate twice (lunch and dinner) at Urban Kitchen.

3. Arini was so popular as she met three of her friends.

4. The initial plan was just to eat lunch together. But we decided to stay together just a little bit longer since we have so much free time now, lol.

5. So we went for a karaoke in an exclusive karaoke lounge which I can’t remember the name. The price was quite expensive, Rp. 300k for two hours, but Bema took our doubt away when he said it was only 4 pounds per person :p.

Click to Enlarge

Click to Enlarge

My Comment On Carlos Puyol’s Un-Objective Statement

Carlos Puyol.. a great footballer whom I really admire. The way he led barca and spain to win major trophies consecutively is really outstanding. But his recent argument about how arsenal arsenal insist to keep fabregas really pissed me off.. and this is what I have to say to him :

“He (fab) is having to stay at a club where he no longer wants to be for another year. I wonder how intelligent it is keeping a player who doesn’t want to be there.”

First of all, let us analyze fabregas’s position at arsenal :
1. He is the captain who lead the team not by words, but by his play on the field.
2. He is arguably the soul of the “arsenal way” football, most of arsenal’s goals involved fabregas in the process.
3. He just signed a 5 years contract with arsenal last season, and became the highest-paid player in arsenal’s history.

Obviously, he’s the last player Arsene Wenger would want to sell, and it’s really logical for Arsenal to keep such a player, with 4 more years before his contract ends. What’s not logical is barca who want to buy david villa and fabregas at one transfer window after they have spent a huge amount of money to bring ibrahimovic (just to lose eto’o) to camp nou. And their recent financial crisis makes it more illogical! Fabregas desire to go back to barca is understandable, but he can only move to barca for the right price.. for at least 45 pounds in my opinion. umm..make it 50 pounds since he is still 23 years old, with much space for improvement, and is on fire. Big, big fire.

“After seven years of great service, I thought Arsenal could have granted him his dream move. Cesc has given everything to Arsenal to try to win a trophy but they haven’t matched his expectations. I won’t say he is in a prison, as we know how privileged we are as football players. But after how clear Cesc made it that he wanted to be in Barcelona, I thought they would have granted him that.”

Fabregas get’s more than what he has given to Arsenal for the past seven years. In his really early stage, he got the chance to play in the best league in the world and in big stages, more than he could possibly get from any other clubs in the world. Not to mention a really big love from all gooners in the world. He got the best guidance from Wenger, and the opportunity to improve and develop from a locally popular midfielder to a nationally popular killer playmaker. Wenger has invested a lot in him, and he just started to gain fruit for the last 2 years. So Arsenal deserve another 2 years. Or at least one year plus a player who’s available to take his place.

With that said, I truly support Arsenal’s decision to keep Fabregas till the last drop of their blood!!

see how drastic his transformation is. from catalunya alay to london adult

A very Energizing Conversation with Ms. Vice President

Rachel : “Alfath, you’re the one who is going to study abroad right?”

Alfath : “Ah, yes.. I’m sorry..”

Rachel : “What are you sorry for? You should be happy, it’s right to get the scholarship right? Or is it easy?”

Alfath : ”It’s quite hard”

Rachel : “Congratulations, you should cherish this, I’m Happy for you. Go study and then come back to Telkomsel”

Alfath : “Wah (yess!!) I hope you will welcome me..” (belum selesai ngomong padahal..)

Rachel : “Of course! Of course!” (sambil jalan cepet ke ruangannya)


I Miss Old School Cartoon Movies

Kira-kira seminggu yang lalu, saya dan Niken nonton film UP yang katanya akan lebih bagus dari The Incredibles, dan Toy Story. Yap, memang UP memiliki kualitas gambar yang sangat baik dan adegan-adegan yang menyentuh hati. Tapi kalau disuruh memilih, saya lebih menjagokan The Incredibles yang juga memiliki ups and downs, diracik dengan adegan-adegan aksi yang super seru!

Niken mungkin tidak setuju dengan pendapat saya tersebut. Tapi mari kita simpan perdebatan ini untuk kesempatan yang lain, karena inti dari tulisan saya kali ini adalah hal yang lain. Sesuai dengan judul tulisan ini, “I Miss Old School Cartoon Movies”. Kenapa? Apanya?

Saya yakin bukan hanya saya yang menyadari, bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara film kartun jaman sekarang dengan film kartun jaman saya masih SD. Dua kata : Theme Song. Tiga kata juga bisa : Original Sound Track/OST.

Dulu, film kartun (terutama kartunnya Disney) sangat lekat dengan lagu-lagunya yang kalau kata band vierra beraliran pop disney x). Dalam masing-masing film kartun tersebut, minimal ada satu adegan dimana sang tokoh menyanyikan lagu tersebut sambil menjalankan perannya di adegan tersebut. Misalnya alladin dan jasmine saat pacaran naik permadani ajaib, atau herkules pada saat berkelana mencari gurunya si manusia setengah kambing itu (lupa namanya,hehe).

Adanya lagu tersebut memberi dimensi yang lain dan penghayatan yang lebih pada sebuah adegan. Dan karena satu lagu hanya dipergunakan untuk sebuah adegan, maka sangat lumrah bagi sebuah film kartun untuk memiliki lebih dari satu Original Sound Track. Bahkan untuk Lion King, lagu-lagunya bisa dibuat satu album sendiri. Lebih hebatnya lagi, selain sangat klop bila disandingkan dengan sebuah adegan, lagu-lagu terebut bisa berdiri sendiri dan menjadi hits yang masih sering dinyanyikan oleh orang-orang yang karaoke-an seperti “A Whole New World” dan “Reflection”.

Mari kita bandingkan dengan film-film kartun jaman sekarang. Shrek, Monster Inc, The Incredibles, Ice Age, UP, Monster vs Alliens……nope, ga ada OST yang melekat di kepala saya nih..

Saya kangen :

Lion King dengan Circle of Life, In the Jungle, Can You Feel The Love Tonight, dan I Just Can’t Wait to Be King-nya..

Alladin dengan A Whole New World-nya

Mulan dengan Reflection dan True To Your Heart-nya

Hercules dengan Go The Distance dan I Won’t Say I’m In Love-nya

Toy Story dengan You Got A Friend In Me-nya -> Ini banget2an!!

Ga tau juga ya kenapa film-film kartun jaman sekarang ga menganggap adanya lagu-lagu seperti ini penting. Mungkin karena kebijakannya Pixar, mungkin juga karena sekarang lagu-lagu beraliran pop disney (katanya vierra..hehe) udah ga laku lagi..

C’mon Disney!!Bring those days back!!

Membuat Pixel Art dengan MS Paint

Masih ingat dengan game-game kocak nintendo jaman dulu? Seperti Mario Bross, Contra (yang dulu saya kira adalah Rambo,haha), tembak-tembakan burung, dll.. Satu hal yang terbesit dalam pikiran kita saat membayangkan game-game tersebut adalah kualitas gambarnya yang memiliki resolusi rendah sehingga lekukan-lekukan pada karakter game tersebut terlihat tidak mulus; seperti kotak-kotak yang berubah posisi secara perlahan.. Nah, jenis gambar seperti itu saat ini mulai populer lagi dengan sebutan Pixel Art.

Mario Bross Pixel Art

Mario Bross Pixel Art

Beberapa hari yang lalu saya tertarik untuk membuat pixel art tersebut. Setelah googling ke sana ke mari, ternyata cukup sulit untuk membuat pixel art yang detil. Kebanyakan menggunakan program seperti Adobe Photoshop. Namun saya menemukan cara membuat pixel art yang lebih sederhana. MS Paint yang sejak jaman SD tidak di-upgrade oleh Microsoft merupakan tool yang sempurna untuk hal ini.

Caranya mudah sekali :

  1. Setelah membuat new project pada MS Paint, lakukan zoom in sampai maksimum
  2. Anda sudah bisa mulai menggambar dengan menggunakan line atau pencil dengan ‘goresan’ terkecil untuk outline, dan fill untuk memberi warna
  3. Setelah gambar selesai, lakukan print screen dan kemudian paste-kan di project baru yang tidak dalam keadaan zoom in.
  4. Selesai. Mudah bukan? hehe..

Untuk menghasilkan pixel art yang lebih baik, mungkin pengalaman saya berikut bisa membantu (padahal baru nyobain sekali,hehe) :

  • Jangan ragu untuk membuat outline, cobalah hal-hal yang baru, trial and error adalah hal biasa. Karena sau pixel saja bisa membuat perbedaan makna
One Pixel Can Make The Difference

One Pixel Can Make The Difference

  • Bagi yang menginginkan detil dan kesempurnaan, siap-siap untuk menjadi rajin dan teliti. Namun kalau memang pada dasarnya Anda suka membuat pixel art, pekerjaan rutin seperti merapihkan outline dan pewarnaan akan terasa menyenangkan.😀

Ini contoh yang telah saya buat kemarin. Sederhana tapi bermakna lah ya..hehe..

Ada yang mau ngasih saran untuk judul gambar ini? =p

Ada yang mau ngasih saran untuk judul gambar ini? =p

Mau NULIS Lagi..

hah..coba liat tanggal postingan di bawah ini.. 29 Januari 2009! artinya udah 4 bulan saya ga nulis apa2 di blog ini.. alesan utamanya sih karena motivasi saya untuk menulis berkurang, dan disibukkan oleh kuis antena yang bisa datang sewaktu-waktu juga ngeberesin TA yang akhirnya ga kekejar untuk dimajuin kesidang bulan ini,,huhu..=(

Jadi Diri Sendiri

kalau dipikir-pikir, kenapa sih saya jadi males untuk nulis selama 4 bulan ini..mungkin jawaban yang tepat adalah karena kemarin saya mencoba untuk membuat image yang berbeda di blog ini. saya selalu ingin membuat tulisan-tulisan yang berbobot dan bermakna..dengan struktur kalimat yang baku..dan liat hasilnya..degradasi motivasi.. but let’s not forget entirely about that crap..memang ga ada jeleknya untuk tampil bagus di depan orang lain, tapi sepertinya ga ada salahnya juga kalau sekali-sekali saya nyampah di blog ini..
Jadi mulai sekarang, saya akan menulis apa saja di blog ini..mau yang serius, yang bercanda, suka-suka gua..haha..

btw, terima kasih buat yang masih suka iseng ngebuka blog ini walaupun udah saya telantarkan selama 4 bulan,hehe..mari kita lihat kali ini semangat saya bisa bertahan berapa lama..hehe.. x)